Persib kepala Juan Carlos Belencoso

Umuh Muchtar (Foto: Antara)

Umuh Muchtar (Gambar: Antara)

BANDUNG – Juan Carlos kinerja Belencoso rendah drastis sejak memperkuat Persib Bandung. Sejak minggu primer Sampai kejuaraan sepak bola 12 Indonesia (SAI) di tahun 2016, gamer telah Adalah pencetak gol terbanyak Piala AFC 2015 dengan Kitchee FC (Hong Kong) Adalah steril.

Ia tak mencetak sebiji gol Adalah untuk “Maung Bandung”. Meskipun ia Memiliki lokasi reguler di era Dejan Antonic Coach. Berbaring di sejumlah permainan, gamer memikirkan kembali paspor Spanyol memenangkan kepercayaan kedua Persib nomor Semen Padang.

Kontribusi Belencoso tak bervariasi. Dia tak dalam posisi penurunan target defisit Persib telah terakhir dipukuli 0-4 oleh Semen Padang.

efisiensi Belencoso membuat administrasi kecewa. Administrasi bisa Genjah memilih kontraknya di ultimate babak primer dari SAI. kebenaran, korban tak bisa dimainkan sekali lagi oleh Persib.

“Belencoso ada kemajuan. Ini bisa diistirahatkan di pertandingan lagi dari Persib (putaran primer),” Ungkap manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, Selasa (26/tujuh/2016).

Ia diri Anda tertegun dengan penampilan Belencoso. di karenakan sebelumnya direkrut Persib dia Adalah striker alasan-lapar. 2015 Piala AFC bukti tingkat pencetak gol terbanyak sehingga bakat Belencoso transparan berlaku Bagaikan petugas sukses gawang lawan.

Namun bersama-Serupa Persib, Belencoso muncul Dehidrasi Insting untuk mencetak gol. tekanan memudar magis. Alternatif mencetak gol tak Dapat diselesaikan.

Transitority Persib kalah relatif Semen Padang, Umuh tak menyalahkan Belencoso. di karenakan kekalahan itu tak hanya untuk bantuan gamer aja.

“Pertandingan kemarin bukanlah Belencoso, kekalahan dari kelompok. Kita membagikan kalian peluang, bisa akantetapi tak pameran (permainan memuaskan),” Ungkap Umuh.

kesulitan diistirahatkannya Belencoso, Umuh mengaku telah berbicara langsung ke masalah. “Di depan gamer ia setelah itu diberi istirahat primer, ia diam,” katanya.

Belencoso solusi membuat tas kelompok “Maung Bandung,” Instruktur Djadjang ‘Djanur’ setuju Nurdjaman. Factor itu juga berasumsi merupakan hasil diskusi antara administrasi dan staf Instruktur Seusai diamati kinerja Belencoso.

“Sayyang setuju dengan penilaian telah diambil oleh manajer. Manajer juga berdiskusi dengan sayyang,” Ungkap Djanur.

(FAP)