Maurizio Sarri Kritik Wacana Pertandingan Amal Chelsea

Plan Chelsea yang bakal menggelar pertandingan amal di Boston minggu depan kenyataannya tidak mendapat tanggapan yang bagus dari Maurizio Sarri. Menurut pendapatnya, pertandingan amal itu mengganggu jadwal istirahat dari para punggawa The Blues.

Chelsea diatur bakal terbang menuju Boston, Amerika Serikat dan menghadapi New England Revolution di partai mal bertajuk Final Whistle on Hate Game. Total, Eden Hazard dkk bakal menghabiskan waktu kira-kira 4 hari di Amerika Serikat minggu depan.

“Sebagai manajer, aku cukup panik sebab pemain-pemain perlu masa istirahat. Aku pikir, pertandingan di Boston bukan cara paling baik kami untuk bersiap menyambut laga pamungkas Liga Europa, ” tutur Maurizio Sarri dilansir dari laman The Guardian.

“Para bintang perlu masa istirahat usai berlaga di Boston. Aku telah omong dengan para pelatih fisik dan kami telah menyiapkan plan istirahat total sepanjang 4 hari. Pemain-pemain seharusnya dapat pulih sebab pertandingan laga pamungkas bakal jadi pertandingan yang amat melelahkan secara fisik mau pun emosional, ” imbuhnya.

Sepekan usai perjalanan menuju Boston, armada Maurizio Sarri bakal tampil dalam pertandingan final Liga Europa menghadapi Arsenal. Pertandingan final ini bakal dilakukan di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan. Lokasi pertandingan final yang lumayan jauh jelas jadi tantangan tersendiri untuk ke 2 belah kubu.

Arsenal punya masa persiapan yang sedikit lebih lama. Sebab, mereka tidak punya agenda apa pun usai pertandingan Premier League terakhirnya kompetisi musim ini pada Minggu (12/5) esok.