5 Pesepakbola yang Dipulangkan Lebih Awal dari Piala Dunia

saking-inginnya-latih-timnas-argentina-maradona-rela-tak-dibayar-qnDhqkK40L.jpg

5 Pesepakbola yang Dipulangkan Lebih Awal dari Piala Dunia – Penyerang Kroasia, Nikola Kalinic mesti menutup Piala Dunia 2018 lebih cepat. Pesepakbola AC Milan ini dipulangkan lantaran tidak ingin merumput di game pertama-tama timnya.

Kroasia mampu memenangkan pertandingan 2-0 melawan Nigeria di ajang pertama Piala Dunia 2018. Kala itu, Kalinic diminta masuk menuju ke gelanggang pada paruh ke 2 tetapi menolak.

Atas alasan ini juru taktik Zlatko Dadic kemudian memilih buat mengembalikan Kalinic. Tetapi, Kalinic bukan satu-satunya pesepakbola yang sudah dipulangkan lebih awal dari Piala Dunia.

Di bawah ini pesepakbola yang lain yang menderita nasib sejenis kayak Kalinic di Piala Dunia sama seperti ditulis dari Independent.

1. Willie Johnston (Skotlandia) – Pesepakbola West Brom ini dipulangkan dari Piala Dunia 1978 di Argentina oleh Asosiasi Football Skotlandia usai tidak sukses di dalam pemeriksaan tes obat terlarang.

Dirinya tidak sukses tes doping lantaran meminum obat penurun demam sebelum kehancuran 3-1 dari Peru. Dirinya menggantikan Archie Gemmill pada menit-menit ujung tetapi tidak sukses di dalam tes urin maka tidak heran bila ditendang dari kesebelasan.

2. Roy Keane (Republik Irlandia) – Pemulangan pesepakbola gelandang Manchester United ini dari kamp training Republik Irlandia ialah satu dari sekian banyak momen amat bermakna sampai Piala Dunia 2002 diselenggarakan.

Keane marah dengan area training team sepak bola Irlandia di pulau Saipan Jepang maka tidak heran bila membikinnya bertengkar dengan juru taktik Mick McCarthy. Hal-hal ini membikinnya wajib absen di Piala Dunia 2002 tanpa sama sekali merumput.

3. Diego Maradona (Argentina) – Super star Argentina ini dipulangkan dari Piala Dunia 1994 usai tidak lulus tes doping jelang partai grup terakhirnya dengan Bulgaria.

Maradona awalnya mampu membawa Argentina memperoleh kampiun pada 1986 serta menuju ke final 1990, di mana mereka takluk dari Jerman Sebelah Barat.

Maradona membuat goal di dalam hasil positif 4-0 melawan Yunani jelang gagal melintasi tes doping, maka tidak heran bila menandai akhir dari karir internasionalnya.

4. Nicolas Anelka (Prancis) – Penyerang Nicolas Anelka ditendang dari kesebelasan Prancis di Afrika Selatan usai bertengkar dengan juru taktik Raymond Domenech. Eks pesepakbola Chelsea ini mengeluarkan kata-kata enggak santun terhadap pelatihnnya kala turun minum, pada saat skuatnya kalah 0-2 dari Meksiko di Piala Dunia 2010.

Anelka tidak ingin meminta-minta maaf serta akhirnya dipulangkan oleh Federasi Sepakbola Prancis. Dirinya memperoleh hukuman 18 partai sampai membikin karir internasionalnya usai.

5. Zlatko Zahovic (Slovenia) – Roy Keane bukan satu-satunya pesepakbola yang pergi dari Piala Dunia 2002 setingkat lebih awal, lantaran playmaker Slovenia, Zahovic juga menderita nasib yang mirip.

Pesepakbola gelandang Benfica kala itu bertengkar dengan juru taktik, Srecko Katanec, usai ditarik keluar kala takluk 3-1 dari Spanyol, & Federasi Football Slovenia memilih buat mengirim kembali Zahovic ke negaranya setingkat lebih awal.