3 Superstar MU yang Sewajarnya Dibuang Jose Mourinho

5 Team Inggris yang Masih Tak Sempat Kalahkan MU di EPL

3 Superstar MU yang Sewajarnya Dibuang Jose Mourinho – Jose Mourinho mempunyai peran yang amat sukar bareng Manchester United pada kompetisi musim berikutnya. Laki-laki berkewarganegaraan Portugal ini diwajibkan untuk memenangkan Premier League pada kompetisi musim ke-3 nya di Old Trafford.

Mourinho mampu mendapatkan Liga Europa, Carabao Cup serta Community Shield pada kompetisi musim nya yang ke 1 berdinas di United. Tapi, musim sebelumnya menyelesaikan musim tanpa mendapat piala.

Setan Merah sewajarnya merekrut pesepakbola yang bagus bila kepingin balik lagi memenangkan Premier League. Lebih lanjut, mereka juga sewajarnya melepaskan sejumlah pemain yang bermain tidak meyakinkan dibawah bimbingan Mourinho. Berikut ini 3 pesepakbola yang sewajarnya ditendang Manchester United sebagaimana ditulis Sportskeeda.

Phil Jones – Defender Inggris tersebut ialah satu diantara sejumlah aset berharga buat Manchester United didalam setengah dekade terbaru. Ia masih menginjak umur 26 tahun, tapi permainannya sempat tampak terjun bebas semenjak tahun sebelumnya.

United mempunyai problem sungguh-sungguh di barisan lini bertahan setelah Sir Alex Ferguson gantung sepatu. Walau Chris Smalling dapat menampilkan perbaikan, Jones malahan stagnan serta perlu dijadikan sebagai pemain yang bisa jadi pertama-tama di antara pemain bertahan central yang sewajarnya dilepaskan.

Menyusul Mourinho masih masuk musim transfer untuk memburu defender center yang efisien, dirinya juga sewajarnya memikirkan untuk melepaskan Jones. Sebagai kesebelasan papan atas, United mesti bertarung dengan kesebelasan-kesebelasan tertangguh di turnamen domestic serta Eropa.

Jones enggak berada didalam performa paling baiknya di laga pamungkas FA Cup musim sebelumnya vs Chelsea. Dirinya dengan simpel dihajar oleh Eden Hazard serta nampak rapuh kala kontra bintang yang sama waktu Inggris melawan Belgia di perburuan pemenang ke-3 Piala Dunia 2018 lalu. United butuh kemunculan pemain bertahan yang hebat di belakang, terlebih saat melintang dibawah tekanan.

Matteo Darmian – Matteo Darmian enggak mampu menciptakan dampak setelah beralih menuju ke Manchester United dari Torino pada 2015. Posisi full-back modern memaksa pesepakbola punya talenta menyerang serta bertahan.

Darmian mempunyai karakter defensif didalam penampilannya. Setelah beralih menuju United, dia sekadar menciptakan 85 permainan di setiap ajang turnamen didalam 3 kompetisi musim. Tetapi, Darmian biasanya bermain dari kursi pemain cadangan terlebih sejauh 2 kompetisi musim paling akhir.

Pesepakbola sebagaimana Darmian mesti bertanding dengan sering untuk melanjutkan peningkatannya. Di United kompetisi musim ini, dirinya bakalan kian kesusahan bertindak sebagai opsi utama sebab keberadaan pemain bertahan muda, Diego Dalot.

Mourinho sewajarnya melepasnya di jendela transfer pesepakbola pada bursa transfer musim panas tahun ini dan bekerja dengan pesepakbola yang lain yang tersedia sebagaimana Young, Luke Shaw, Dalot, serta Valencia. Di lain pihak, Timo Fosu-Mensah serta Axel Tuanzebe pun boleh menduduki tempat ini.

Andreas Pereira – Setelah menciptakan debut di Premier League tahun 2015, Pereira kesusahan bermain di kesebelasan inti Manchester United. Ia sempat melakoni era peminjaman di Granada serta Valencia sejauh 2 kompetisi musim terbaru.

Alih-alih memperjuangkan areanya pada musim sebelumnya, dirinya mengambil keputusan untuk hengkang dengan status loan. Bintang belia kayak Scott McTominay dapat bermain di kesebelasan kunci sehabis kepindahan Pereira.

Kala ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju ke Spanyol, Pereira membuat 6 skor didalam 66 permainan. Dirinya tampaknya telah enggak mempunyai pos di starting XI serta Mourinho telah merekrut pemain berposisi gelandang internasional Brasil Fred menuju kesebelasannya.

Ini bakalan memungkinkan Paul Pogba untuk melenggang menuju ke depan. Juan Mata, Alexis Sanchez serta Jesse Lingard ialah pesepakbola kreatif lain yang melintang di depan Pereira. Bakalan setingkat lebih masuk akal bila Pereira hengkang menuju tempat lainnya untuk meningkatkan karirnya.